First of all, gue nggak pernah nyangka bisa ada di sini. Di sini, iya di sini. 'Di sini' yang gue maksud adalah, keadaan dimana gue bisa sekuat dan setegar seperti sekarang ini. Waktu dimana gue bisa sangat yakin untuk nutup buku dan memulai dengan buku yang baru. Mulai dari nol. Semua butuh proses memang, dan menurut gue..ini adalah salah satu proses dari segala bentuk proses yang udah gue lewatin. Try to start a new relationship with a new one, itu yang lagi gue jalanin sekarang. Mencoba membuka hati (lagi) untuk orang yang baru, mencoba beradaptasi (lagi) dengan orang dan keadaan yang baru. Hmm, ini nggak gampang. Ini butuh waktu dan usaha yang keras. Gue memutuskan untuk move on, karena itu bukan lagi sebuah pilhan, melainkan sebuah keharusan. Gue harus melanjutkan hidup gue, gue nggak boleh stuck dan terjebak sama masa lalu. Semenjak gue diminta untuk melakukan sesuatu yang gue nggak habis pikir sama sekali, di situlah titik balik gue. Gue semakin yakin kalau memang sudah seharusnya gue tutup buku dan membuka lembaran baru.
Allah itu memang baik. Dia begitu baik. Di saat gue mencoba bangkit dari segala rasa sakit gue, Allah ngirim makhluknya buat nemenin gue nerusin hidup gue. Dia datang dengan segala kebaikannya. Dia datang sebagai dirinya sendiri. Dia datang dengan segala kelembutannya. Dia sosok laki-laki yang begitu membawa aura positive. Umurnya emang di bawah gue, tapi pola pikirnya begitu dewasa. Dia selalu bersikap bijak. Banyak hal yang bisa gue pelajari dari dia. Hmm, well.....gue berpendapat seperti ini bukan karena semata-mata gue lagi ada di 'fase' bahagia-bahagianya sama dia. Gue berpendapat atas dasar pandangan seorang anak manusia terhadap sesamanya. Like I told you before, gue nggak pernah nyangka. Nggak pernah nyangka kalau akan seindah ini jadinya. He can accept me with all my flaws. He appreciates me as a woman. I have never felt this before. "We will never know if we never try", itu bener banget. Gue semakin percaya kalau "selalu ada hikmah di balik kejadian yang menimpa kita". Mungkin kalau gue nggak memutuskan untuk move on, gue nggak akan pernah tau ada keindahan lain yang emang udah disiapin Allah buat gue. Gue nggak akan pernah ngerasain keindahan seperti sekarang ini, Mungkin gue masih berkutat dengan rasa sakit gue beserta tetek-bengeknya. Puji syukur Alhamdulillah, Allah masih sayang sama gue. Mata gue masih 'dimelekin'. Masih dikasih kesempatan buat nyicipin keindahan dari-Nya. Terimakasih Ya Allah.. Terima kasih atas nikmat-Mu yang tak terkira ini. Insya'Allah..... akan selalu kujaga keindahannya :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar